Sabtu, 03 Mei 2014

ARTI DAN FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Media pembelajaran merupakan suatu alat atau perantara yang berguna untuk memudahkan proses belajar mengajar dalam rangka mengefektifkan komunikasi antara guru dan siswa. Hal ini sangat membantu guru dalam mengajar dan memudahkan siswa dalam menerima dan memahami pelajaran. Proses ini membutuhkan yang profesional dan menyelaraskan antara media pembelajaran dan metode pembelajaran.
Penggunaan media tidak dilihat atau dinilai dari segi kecanggihan medianya, tetapi yang lebih penting adalah fungsi dan peranannya dalam membantu mempertinggi proses pengajaran. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan guru dalam menggunakan media untuk mempertinggi kualitas pengajaran, yaitu :
a.    Guru perlu memiliki pemahaman media pengajaran, kriteria memilih dan     menggunakan media.
b.   Guru terampil membuat media sederhana untuk keperluan pengajaran terutama media dua dimensi dan media proyeksi.
c.   Pengetahuan dan keterampilan dalam menilai keefektifan penggunaan media dalam proses belajar mengajar.

B.  Rumusan Masalah
Berdasar latar belakang diatas, maka makalah ini ingin mengetahui hal-hal sebagai berikut :
1.     Apakah Arti dan Fungsi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia ?
2.     Bagaimana Wujud dan apa saja Jenis Media Pembelajaran Bahasa Indonesia ?
3.     Apa saja Kriteria dan Prinsip-prinsip Pemilihan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia ?

C.            Tujuan Masalah.
1.   Mengetahui Arti dan Fungsi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
2.   Mengetahui Wujud dan Jenis Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
3.     Mengtahui Kriteria dan Prinsip-prinsip Pemilihan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
BAB II
PEMBAHASAN

A.      Arti dan Fungsi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
1.   Arti Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
Alat pelajaran adalah alat yang di pakai untuk menunjang berlangsungnya proses belajar mengajar. Jadi, hal itu merupakan peralatan yang semata-mata di pandang dari hardwarenya. Dengan kata lain dapat dikatakan alat pelajaran adalah perangkat keras (hardwarenya) yang belum diisi program atau memang tidak dapat diisi program.
Media pembelajaran merupakan paduan antara hardware dan perangkat lunak (soft ware). Hardware yang telah diisi dengan software barulah dapat disebut dengan media. Yang harus diingat adalah bahwa media berbeda dengan alat peraga. Alat peraga hakekatnya hanya merupakan alat yang berfungsi memvisualkan suatu konsep tertentu saja.
Dilihat dari penggunanya pun, media berbeda pula dengan alat pelajaran maupun alat peraga. Penggunaan alat pelajaran dan alat peraga seratus persen di tangan guru. Tanpa guru, alat pelajaran dan alat peraga tidak akan ada artinya.
Media adalah alat yang dipakai sebagai saluran untuk menyampaikan suatu pesan atau informasi dari suatu sumber kepada penerimanya.
Sumber belajar adalah  segala sesuatu (daya) yang dapat digunakan untuk mempermudah kegiatan individu (siswa) dalam belajar.
Dengan demikian media pembelajaran bahasa Indonesia adalah alat yang digunakan oleh siswa maupun guru untuk memperlancar proses belajar mengajar bahasa Indonesia: papan flannel, gambar, bumbung substitusi merupakan contoh media pembelajaran bahasa Indonesia yang sangat sederhana.
2.   Fungsi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
Media berperan dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Media pembelajaran menurut Winkel (1991) memiliki fungsi-fungsi:
(1) Menyimpan dan merekam daftar informasi
(2) Memanipulasi objek yang tidak dapat dihadirkan
(3) Memudahkan proses belajar; dan mengkonkretkan konsep abstrak.
Dalam pembelajaran bahasa, fungsi media dapat dikhususkan pada 4 ketrampilan bahasa, yaitu:
(1) Fungsi media dalam pembelajaran mendengarkan / menyimak
(2) Fungsi media dalam pembelajaran berbicara
(3) Fungsi media pembelajaran membaca
(4) Fungsi media pembelajaran menulis
Fungsi media dalam mendengarkan / menyimak adalah sebagai berikut:
·       Memotivasi siswa siswi untuk mencari dan mendapatkan sesuatu lebih banyak dengan medengarkan.
·       Agar siswa-siswi merasa bahwa apa yang didengarkan berhubungan dengan kehidupan nyata.
·       Memberi petunjuk tentang makna detil.
·       Memberi petunjuk tentang makna pokok.
·       Memberi materi non-verbal yang bias dipahami.
Fungsi media dalam pembelajaran berbicara:
·       Memotivasi siswa untuk ingin berani berbicara.
·       Mengembangkan dalam wicaranya.
·       Memberi informasi dalam wicara yang menyangkut objek, tindakan, peristiwa, dan keterkaitannya.
·       Memberi isyarat-isyarat non-verbal dengan aman.
·       Mendorong untuk berdialog atau menemukan.
Fungsi media dalam pembelajaran membaca:
·       Memotivasi siswa-siswi agar ingin membaca.
·       Memberikan petunjuk makna detil.
·       Memberikan petunjuk tentang isi pokok paragrap /wacana.
·       Memberikan informasi tambahan berkenaan dengan isi teks.
·       Memberikan materi non-verbal yang dipahaminya.
·       Memberikan analisis simbolik tentang hubungan bahasa tulis dan bunyi luar.



Fungsi media dalam pembelajaran menulis:
·       Memotivasi siswa-siswi
·       Mengembangkan konteks dalam tulisan
·       Memberikan informasi yang menyangkut objek, tindakan, peristiwa, dan keterkaitannya
·       Memberikan isyarat nonverbal dari latihan manipulasi
·       Menyediakan rencana nonverbal untuk menulis karangan (wright, 1983).

B.      Wujud dan Jenis Media Pembelajaran BI
1.   Wujud Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
Media pembelajaran bahasa Indonesia dibedakan atas media pandang (visual), media dengar (audio), media pandang dengar (audio-visual), media cetak, objek fisik nyata, dan media computer. Media pandang meliputi gambar buram dan gambar tembus pandang. Gambar buram meliputi sketsa, kartun, lukisan dinding, potongan gambar, chart, grafik, dan peta. Gambar tembus pandang meliputi  slide, gambar bergerak. Media dengar meliputi radio, kaset. Media pandang dengan meliputi televise, video. Media cetak meliputi buku-buku pelajaran, buku bacaan, kamus, ensiklopedi, buku cerita, majalah, dan Koran. Objek nyata meliputi lingkungan alam, lingkungan sosial, lingkungan budaya, narasumber, dan hasil karya siswa siswi.

2.     Jenis Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
Jenis media pembelajaran bahasa Indonesia terbagi 2 kelompok, yaitu media elektronika, dan media nonelektronika. Media elektronika yaitu alat atau teknik untuk lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan murid dalam PBM yang hanya diproyeksikan dengan saluran listrik misal: TV, VCD, radio, tape recorder, LCD, laptop, film, dan sebagainya. Media nonelektroika, yaitu media biasa/tradisional yakni alat atau teknik untuk lebih mengefektifkan  komunikasi dan interaksi antara guru dan murid dalam PBM yang diproyeksikan tanpa menggunakan saluran listrik. Misalnya papan tulis, gambar dan ilustrasi, peta, globe, model, pameran, museum, sekolah dan sebagainya.



C.  Kriteria dan Prinsip-prinsip Pemilihan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
Dalam pemilhan media pembelajaran bahasa Indonesia, juga perlu dipertimbangkan prinsip pemilihan media. Prinsip yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1.     Prinsip yang pertama, yaitu prinsip efisien/hemat (cost factor). Artinya, apakah media yang dipilih dapat terjangkau pengadaannya. Guru bahasa Indonesia harus benar-benar mampu memilih media bahasa Indonesia sesuai dengan jangkauan guru dan sekolah. Jadi seorang guru bahasa Indonesia tidak meninggalkan prinsip ini.
2.     Kedua, prinsip ketersediaan (availability factor). Maksudnya, apakah media yang dipilihnya itu benar-benar tersedia pada saat dibutuhkan. Hal ini, biasanya dilupakan guru pada saat menentukan media pembelajaran (BI). Misalnya, guru sudah menentukan media pembelajaran tertentu, ternyata pada saat media itu dibutuhkan tidak tersedia.
3.     Prinsip teknis (technical quality), apakah media memenuhi persyaratan teknik sehingga dapat dibaca, dilihat atau didengar dengan jelas. Mengingat bahwa media berfungsi untuk memudahkan proses pembelajaran dikelas, media yang dipilih guru harus benar-benar memenuhi persyaratan teknis tersebut.
4.     Prinsip penggunaan (technical know how), apakah tenaga pengajar dapat menggunakannya dengan cepat. Jika seorang guru bahasa Indonesia sudah menentukan media pembelajaran yang akan digunakan, guru yang bersangkutan juga harus benar-benar dapat mengoprasikan media itu dengan baik. Ketidak terampilan guru dalam mengoprasikan media akan mengganggu kegiatan pembelajaran dikelas.
Pemilihan media sebaiknya terjadi pada saat penyusunan bahan akan dimulai. Hal ini memberikan kemudahan pada perancang (dalam hal ini, guru bahasa Indonesia) untuk menentukan apakah media yang digunakan berfungsi sebagai sekedar alat bantu dalam pembelajaran atau berperan dalam pembagian tugas penyajian pesan. Artinya, sebagian pesan disampaikan guru dan sebagian pesan yang lain disampaikan oleh media tanpa campur tangan guru. Peran media yang terakhir adalah sepenuhnya menggantikan peran guru. Dengan demikian, media apa yang akan diperlukan sudah dapat dirancang bersamaan dengan pengembangan bahan pembelajaran.




BAB III
PENUTUP

Kesimpulan:
1.     Media Pembelajaran Bahasa Indonesia adalah alat yang digunakan oleh siswa maupun guru untuk memperlancar proses belajar mengajar bahasa Indonesia
2.     Fungsi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia adalah: Memudahkan proses belajar, dan mengkonkretkan konsep abstrak; Memanipulasi objek yang tidak dapat dihadirkan; Menyimpan dan merekam daftar informasi
3.     Media pembelajaran bahasa Indonesia dibedakan atas media pandang (visual), media dengar (audio), media pandang dengar (audio-visual), media cetak, objek fisik nyata, dan media computer
4.     Jenis media pembelajaran bahasa Indonesia terbagi 2 kelompok, yaitu media elektronika, dan media nonelektronika
5.     Dalam pemilihan media pembelajaran bahasa Indonesia, juga perlu dipertimbangkan prinsip pemilihan media dan pemilihan media sebaiknya terjadi pada saat penyusunan bahan akan dimulai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar